Di tengah derasnya arus Revolusi Industri 4.0, Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Balikpapan tampil sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang adaptif dan visioner. Tak hanya membekali santri dengan ilmu agama, pesantren ini juga menanamkan keterampilan teknologi informasi (IT) yang menjadi kunci bertahan dan berkembang di era digital.
Penelitian dari Suprapti (2022) yang dilakukan di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, mengungkap strategi Al-Muttaqien dalam membentuk kepribadian santri yang siap menghadapi tantangan zaman. Strategi ini berjalan di tiga jalur utama: kebijakan, perencanaan, dan pelaksanaan.
1. Kebijakan yang Visioner
Pesantren mengintegrasikan pembelajaran IT ke seluruh mata pelajaran. Tidak sekadar teori, setiap santri dibimbing memanfaatkan teknologi sebagai alat dakwah, belajar, dan berwirausaha. Nilai-nilai Panca Jiwa – Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan Kebebasan yang Bertanggung Jawab – menjadi fondasi karakter mereka.
2. Perencanaan yang Matang
Al-Muttaqien membangun laboratorium komputer, menyelenggarakan pelatihan IT bagi guru dan santri, serta merancang kurikulum yang selaras antara ilmu agama, umum, dan teknologi. Semua diarahkan agar santri tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kreator dan inovator.
3. Pelaksanaan yang Konsisten
Santri diajarkan menggunakan teknologi dalam setiap proses belajar, dari mencari referensi di internet, membuat karya digital, hingga mengelola data. Pembina memberikan teladan dalam kesederhanaan, kemandirian, dan disiplin. Laboratorium komputer dimaksimalkan untuk pengembangan keterampilan digital.
4. Faktor Pendukung dan Tantangan
Keberhasilan ini didukung sarana prasarana yang memadai serta komunikasi yang harmonis antara yayasan, pengurus, dan guru. Tantangannya adalah keterbatasan jumlah komputer dan belum semua pengajar memiliki kualifikasi akademik tinggi, namun hal ini tidak mengurangi semangat inovasi.
Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Balikpapan telah membuktikan bahwa pesantren bukan hanya benteng moral, tetapi juga pusat lahirnya generasi Muslim yang melek teknologi, berakhlak mulia, dan siap bersaing secara global.
Sumber: Suprapti, 2022. Strategi Pondok Pesantren Modern dalam Membentuk Kepribadian Santri di Era Revolusi Industri 4.0 (Studi Multi Situs di Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien dan Asy-Syifa Balikpapan). Tesis, Program Pascasarjana UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. [LINK]







