Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Balikpapan terus berupaya memperkuat kemandirian ekonomi pesantren. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah rencana pembentukan Koperasi AMQ Berkah Mandiri, yang akan menjadi wadah penguatan ekonomi santri, guru, dan masyarakat sekitar pesantren, 30 Juli 2020.
Sebagai tahap awal, pesantren mengadakan sosialisasi pembentukan koperasi yang digelar di Ruang Pertemuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan. Acara ini menghadirkan pemateri dari Dinas Koperasi Kota Balikpapan, yang menjelaskan secara komprehensif tentang manfaat koperasi, tata kelola, hingga strategi pengembangannya.
Kegiatan ini diinisiasi oleh H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., salah satu pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Balikpapan sekaligus Kepala SMK Nahdlatul Ulama Balikpapan. Menurut beliau, koperasi pesantren ini nantinya diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kesejahteraan, tetapi juga media pembelajaran kewirausahaan bagi para santri.
“InsyaAllah, dengan terbentuknya Koperasi Berkah Mandiri, kita dapat menanamkan jiwa kemandirian, kebersamaan, serta menumbuhkan ekonomi umat berbasis pesantren,” ungkap beliau dalam sambutannya.
Sosialisasi ini disambut positif oleh seluruh peserta, baik dari kalangan guru maupun pengurus pesantren. Harapannya, koperasi yang akan segera dibentuk ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi contoh kemandirian ekonomi berbasis pesantren di Kota Balikpapan. [snuba]







