KH. Muhammad Anas Mochtar, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Balikpapan, resmi dilantik sebagai salah satu Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Balikpapan dalam acara akbar di Balikpapan Sport and Convention Center (Dome), Rabu (20/3/2013).
Pelantikan ini menjadi momentum penting karena dihadiri oleh ribuan warga Nahdliyyin yang memadati Dome hingga ke tribun atas. KH. Muhammad Anas Mochtar sebelumnya menjabat sebagai Rais Syuriah PCNU Balikpapan dan kini dipercaya kembali menjadi bagian dari jajaran penasihat (Mustasyar) PCNU.
Dalam periode kepengurusan tersebut, Tahun 2012-2017, terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Balikpapan KH. M. Abbas Al-Faz, dan Ketua Tanfidziyah PCNU Balikpapan KH. Muhammad Muhlasin. Sementara dalam jajaran Mustasyar terdapat tokoh-tokoh Balikpapan seperti HM. Mukmin Faisal HP. SH. M.Hum, H. Imdaad Hamid, SE, H. A. Sugeng Adnan, H. M. Syamsuri, Muhammad Ridho Hasyim, H. Abdul Muis Abdullah dan lainnya. Hadir pula dalam kegiatan tersebut H. Imam Mundjiat, S.H., salah satu tokoh politisi dan pendidikan di Kota Balikpapan.
Acara pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Tabligh Akbar peringatan Harlah Muslimat NU ke-67 yang menghadirkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Kehadirannya disambut lantunan Shalawat Badar dan tepuk tangan hangat ribuan jamaah.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan pentingnya dakwah tidak hanya melalui lisan, tetapi juga melalui tindakan nyata (bil-hal) dan dukungan materi (bil-mal). Tema besar yang diangkat adalah “Mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Melalui Pendekatan Kesejahteraan, Persatuan, dan Keadilan.”




Acara turut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, Drs. H. Awang Faroek Ishak, M.M, M.Si, yang menyampaikan dukungan penuh atas rencana pendirian Universitas Nahdlatul Ulama di Kalimantan Timur.
Pelantikan ini menjadi bukti sinergi antara pesantren, tokoh agama, dan ormas Islam terbesar di Indonesia dalam memperkuat ukhuwah dan menjaga NKRI. []







