Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Balikpapan turut berpartisipasi dalam pertemuan yang diinisiasi oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan bersama Kementerian Agama Kota Balikpapan dan sejumlah ormas Islam, Rabu (10/3) di ruang rapat Kantor Perwakilan BI Balikpapan. Pertemuan ini membahas penguatan ekonomi umat melalui pelaksanaan ekonomi syariah, sejalan dengan visi Balikpapan Madinatul Iman.
Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Balikpapan diwakili oleh H. Badrus Syamsi, S.Pd.I., M.E., yang hadir bersama tokoh dan pimpinan ormas lainnya, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama H. A. Johan MRP., S. Ag., M. M., Sekretaris Umum MUI Drs. H. M. Jailani, M. S. I., Dewan Pakar MES Dr. H. Sugianto, dan Ketua FKUB Kota Balikpapan Drs. H. Abdul Muis Abdullah.
Agenda yang dibahas mencakup rencana peningkatan ekonomi umat berbasis syariah, penyatuan visi dakwah menjelang bulan Ramadan, sosialisasi penggunaan QRIS untuk transaksi digital non-tunai, serta program Ulama Peduli Inflasi—sebuah inisiatif yang memberi peran kepada ulama untuk mengedukasi masyarakat terkait inflasi dan literasi keuangan.
Kepala Kemenag Kota Balikpapan H. A. Johan MRP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Bank Indonesia, atas perhatian terhadap penguatan ekonomi dan pembinaan lembaga keagamaan. Harapannya, kolaborasi ini terus terjalin dan memberi manfaat nyata bagi umat. [kaltim.kemenag]







